JGN NEWS – Lebak – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lebak, Banten, mulai berdampak pada sektor pertanian. Ratusan hektare lahan persawahan di sejumlah kecamatan mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air, sehingga petani terancam mengalami gagal panen.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, areal persawahan yang terdampak kekeringan tersebar di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah bersama kelompok tani terus berupaya mengurangi dampak kekeringan melalui distribusi pompa air dan optimalisasi sumber air yang tersedia. Meski demikian, sebagian lahan yang tidak memiliki akses irigasi masih menghadapi risiko tinggi mengalami penurunan hasil panen.
Para petani berharap pemerintah dapat segera menambah bantuan pompa air, membangun sumur bor di daerah rawan kekeringan, serta memperbaiki jaringan irigasi agar pasokan air tetap tersedia selama musim kemarau berlangsung.
Kekeringan yang berkepanjangan tidak hanya mengancam produksi padi, tetapi juga berpotensi menurunkan pendapatan petani dan memengaruhi ketahanan pangan di Kabupaten Lebak. Pemerintah mengimbau para petani memanfaatkan bantuan pompa air dan menerapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko gagal panen.(Ud)
