JGN NEWS – Lebak,, Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayasari, yang berlokasi dikampung Ranca gede, desa Jayasari,Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Banten, dikomentari negatif oleh Japar selaku anggota badak banten perjuangan (BBP), wilayah Jona 3
Japar menilai bahwa menu MBG yang didistribusikan , untuk ibu dan anak” posyandu dan ke sekolah diduga tidak sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan harganya yang relatif murah
“Menu MBG yang disajikan hanya sekedar formalitas, tidak ada kandungan gizi yang seimbang. Harganya juga murah, tidak sesuai dengan kualitas makanan yang disajikan. Ini sangat memprihatinkan, karena anak-anak kita berhak mendapatkan makanan yang bergizi dan sehat bukan hanya asal saji,” kata Japar dalam pernyataan resminya kepada awak media,kamis(6/8/2026).
Lebih lanjut Japar ,menambahkan bahwa sebagai lembaga Organisasi masyarakat (ormas), dirinya meminta agar SPPG Jayasari meningkatkan kualitas menu MBG dan memastikan bahwa standar gizi dan harga terpenuhi.
“Jika tidak ada tindakan evaluasi dari pihak SPPG, saya sendiri yang akan melaporkan hal ini ke pusat Badan Gizi Nasional (BGN),” Terangnya.
“Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa menu MBG yang disajikan sesuai dengan standar gizi dan harga yang wajar. Jika tidak, kami tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan yang lebih tegas,” tambahnya.
Berikut rincian menu MBG Rapelan posyandu untuk hari senin dan selasa dari SPPG Jayasari Kecamatan Cimarga yang disajikan pada hari kamis (6/8/2026) hingga menuai komentar:
Adapun menu yang didistribusikan untuk anak sekolah.
. 1 butir telur rebus
. 1bilah potong semangka
. 1 ba,wan
. 1 buah kemasan kecil bubur kacang ijo.
Dan menu untuk anak poisiandu yang di rapelkan untuk hari Senin tanggal 3 dan hari Selasa tanggal 4_8_2026 yaitu
1.buah jeruk 1
2 buah apel 1
3.telor 3 butir
4.Nasi
5.satu goreng tempe
6.potongan buah pir
7.potongan mentimun
8.dua potong daging ayam
menu tersebut yang di cantumkan di Poto pemberitaan
Kalau dilihat porsi ini , menurut saya dinilai tidak sesuai dengan standar gizi dan harga yang ditetapkan oleh pemerintah
Sementara itu kepala Sppg bagia Wicaksana didampingi asisten lapangan (aslap),saat dimintai keterangan soal harga menu tersebut oleh awak media,kamis 6-8-2026,”mengatakan (lucu) karena setiap awak media yang datang ke dapur MBG tersebut selalu menanyakan seperti itu,soal menu yang di berikan ke sekolah perasaan tidak ada yang komplen ke grup BSI sekolah maupun ke grup BSI posyandu,dan saya minta ke kpm nanti kalaw ada keluhan langsung komplen ke grup ataw bilang ke aslap,Ucap kepala sppg
Reporter:(Red)
