Oplus_131072
JGN NEWS – LEBAK , Warga Kampung Cimandiri Laut menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah. Acara khidmat ini berlangsung di Mushola Al-Ikhlas yang mencakup wilayah RT 01 sampai RT 05 / RW 04, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu (29/8/2026).
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Situregen Abdul Muhyi, para guru mengaji, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia acara, serta jemaah Majelis Taklim dari dalam dan luar desa.
Pihak panitia menghadirkan mubaligh KH Ikhsanudin (Uchin) dari Kabupaten Pandeglang sebagai penceramah utama.

Acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori perwakilan Provinsi Banten, KH Hamdani Muta’ali.
Acara dipandu oleh Dede Sutisna selaku pembawa acara yang membacakan seluruh susunan kegiatan dari awal hingga akhir.
Ketua Panitia sekaligus tokoh masyarakat setempat, H. Emih, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada ulama yang hadir, jemaah Majelis Taklim, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta para donatur yang telah menyisihkan rezekinya demi kelancaran acara tersebut.
“Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan apabila ada kekurangan dalam penyambutan maupun fasilitas tempat,” ujar H. Emih singkat.
Sementara itu, Kepala Desa Situregen, Abdul Muhyi, menyatakan sangat mengapresiasi kekompakan panitia dan ibu-ibu pengajian atas terselenggaranya acara Maulid Nabi di Mushola Al-Ikhlas ini.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya menghadiri acara.”Saya memohon maaf karena terlambat hadir, sebab harus melaksanakan takziah terlebih dahulu di kampung halaman,” kata Abdul Muhyi.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh KH Hamdani Muta’ali yang berjalan dengan sangat khidmat.
Memasuki acara inti yang paling dinantikan, pembawa acara mempersilahkan KH Ikhsanudin untuk menyampaikan ceramahnya.
Dalam tausiyahnya, KH Ikhsanudin mengupas tuntas tema maulid yang diusung oleh panitia.
“Tema acara ini sangat luar biasa, yaitu ‘Hiduplah dengan Salatmu, Tersenyumlah dengan Amalmu, Berbahagialah dengan Ridho Allah SWT’. Ini tema yang sangat hebat,” puji KH Ikhsanudin sebelum melanjutkan isi ceramahnya.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini pun berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh kekhidmatan hingga akhir.
/Endang Hermanto, Junaedi
