Oplus_131072
JGN NEWS – LEBAK , Warga kampung Citeureup desa cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan, kondisi ini memaksa warga mencari sumber air alternatif guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kamis, 10 September 2026.
Faktor geografis Lebak Selatan yang didominasi oleh kawasan perbukitan dan dataran tinggi memperparah dampak kekeringan,saat intensitas hujan menurun drastis, sumber mata air alami di pegunungan menyusut drastis, sementara sumur-sumur galian milik masyarakat telah mengering.
Ela (27) Seorang warga Desa kampung Citeureup desa Cihara, mengeluhkan bahwa krisis air bersih ini merupakan persoalan menahun yang terus berulang tanpa ada solusi permanen dari pemerintah dan pihak-Pihak terkait.
”Kelangkaan air bersih ini bukan fenomena baru bagi kami, melainkan permasalahan serius yang rutin terjadi setiap tahun begitu musim kemarau tiba,kami meminta ada solusi di berikan oleh pemerintah seperti pembangunan sumu Bor ,karna setiap musim kemarau kami kesulitan mendapatkan air.
Melumpuhkan aktivitas rumah tangga seperti memasak dan mencuci, kami meminta ada penanganan dan solusi dari pemerintah dan dari dinas dinas terkait, agar kedepanya tidak terjadi kembali.”ucapnya.
Shandy Pale” Aktivis sekaligus perwakilan warga masarakat Kampung Cihara, Menyikapi situasi yang kian mendesak, mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak dan dinas PUPR beserta instansi terkait untuk segera mengambil langkah nyata.
Dampak dari kekeringan ini kian meluas. Tidak hanya melumpuhkan aktivitas rumah tangga, krisis air ini juga mulai mengancam sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga, serta meningkatkan risiko penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk.
Saya meminta Pemerintah. Melalui dinas PUPR segera membangun infrastruktur jangka panjang, seperti jaringan pipa air baku dari sumber mata air yang stabil atau pembuatan sumur bor,di kampung Citeureup desa Cihara.
Langkah strategis ini dinilai mendesak guna menyudahi krisis tahunan dan menjamin kesejahteraan jangka panjang masyarakat khususnya masarakat Cihara.
/Endang Hermanto
