Oplus_16908288
JGN NEWS – Lebak – Menariknya, kedua mobil yang memakai pelat nomor sama terparkir di halaman Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan DAARUSSA’ADAH di Kampung Cirangkong, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak,Sabtu.(12/09/2026)
SPPG sendiri diketahui merupakan unit dapur dan layanan yang mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Identitas mobil sebagai kendaraan operasional program tersebut diperkuat dengan stiker resmi yang menempel di bodi.
Dalam foto, tampak dua unit Daihatsu Gran Max berwarna putih terparkir di halaman SPPG Yayasan DAARUSSA’ADAH

Yang menarik, keduanya menggunakan nomor polisi A 8592 PM Foto kedua kendaraan yang parkir dengan nopol kembar ini beredar luas di media sosial dan memicu tanda tanya besar dari warganet terkait legalitas serta aturan administrasi kendaraan operasional tersebut.
Dua Mobil yang terparkir di Halaman SPPG YAYASAN DAARUSSA’ADAH, Ketua GEMPAR H Suryadi Membenarkan, “adanya dua kendaraan berpelat nomor sama tersebut.
Ia menilai insiden ini sebagai bentuk dugaan kecurangan administrasi yang merugikan negara dan publik.”Ucapnya
Ketua GEMPAR H Suryadi menduga yayasan tersebut memiliki keterkaitan dengan keluarga penguasa di Kabupten Lebak.
“Jika pihak yang diduga kuat milik penguasa di Kabupten Lebak saja berani melanggar hukum se kasar ini dalam program rakyat, maka integritas pemerintahan di Kabupaten Lebak sudah mencapai titik nadir,” Katanya.
Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar dugaan kelalaian administrasi, melainkan berpotensi menjadi praktik penyalahgunaan fasilitas publik dengan tujuan yang tidak transparan.”Dan Saya akan segera Melaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) pusat masalah pelat nomor ganda ini,”Tegasnya

Limbah cair diduga dari YAYASAN DAARUSSA’ADAH mengalir ke selokan warga hingga menimbulkan banyak belatung bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Aroma tak sedap bahkan disebut tercium hingga area pemukiman warga yang berdekatan dengan Dapur MBG YAYASAN DAARUSSA’ADAH
Warga menilai persoalan limbah tersebut sudah berlangsung selama dapur beroprasi, namun belum mendapat penanganan serius dari pihak pengelola.
