Oplus_131072
LEBAK – Kapolsek bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panggarangan bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran limbah kayu milik PT Makmur Persada di Kampung Sukasari, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (3/8/2026) malam.
Setibanya di lokasi, Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin, S.H., didampingi anggotanya langsung menemui Kepala Desa Sukajadi, Ujang Supiana, guna menghimpun keterangan mengenai kronologi peristiwa tersebut.
Ujang menjelaskan bahwa titik api pertama kali ditemukan oleh dua warga Kampung Sukasari, yakni Rino (40) dan Umid (53). Saat melintas menuju atas bukit, mereka melihat adanya bara api yang diduga berasal dari puntung rokok di area tumpukan limbah.”Saudara Umid kemudian langsung menelepon saya.
Saya segera meninjau lokasi dan berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Namun, bukannya padam, api justru semakin membesar karena tiupan angin selatan yang sangat kencang,” ujar Ujang.
Dinas Pemadam Kebakaran Diterjunkan ke Lokasi Melihat situasi api yang sulit dikendalikan, AKP Acep Komarudin langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Bayah.
Tidak berselang lama, armada pemadam tiba di lokasi kejadian. Komandan Tim Damkar, Asep, segera menginstruksikan anggotanya untuk menggelar peralatan dan melakukan pemadaman secara intensif.
Berkat kesigapan petugas, kobaran api di sisi timur tumpukan limbah berhasil dikecilkan.
Kepada media jaringgarudankri.com, AKP Acep Komarudin menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah puntung rokok, merujuk pada kesaksian awal warga yang melihat api masih berupa bara kecil sebelum menjalar.
Kondisi tumpukan limbah kayu yang kering di musim kemarau membuat material tersebut sangat mudah terbakar dan cepat meluas.”Padahal, hampir setiap hari kami memberikan imbauan kepada masyarakat di dua kecamatan, yaitu Panggarangan dan Cihara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun, musibah memang datang secara tidak terduga,” kata Acep.
Pengamanan Lokasi dan Patroli Malam LanjutanMenjelang tengah malam,
Kapolsek meminta Tim Damkar untuk tetap bersiaga (standby) di lokasi guna mengantisipasi potensi api kembali membesar akibat hembusan angin malam. Selain itu, pihak kepolisian juga menginstruksikan Kepala Desa agar mengerahkan warga untuk melakukan penjagaan secara bergantian.
“Karena waktu sudah menunjukkan pukul 24.00 WIB, saya pamit untuk melanjutkan patroli malam (pam malam) bergeser ke wilayah Kecamatan Cihara,” pungkas AKP Acep Komarudin sebelum meninggalkan lokasi Kebakaran.
/Roip Rohidin
