Oplus_131072
JGN NEWS – LEBAK , Kerusakan finger join di Jembatan Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten dinilai lamban dalam menangani kerusakan fasilitas publik tersebut hingga memicu terjadinya kecelakaan pada Kamis (13/8/2026).
Kelalaian dalam perawatan jalan nasional dan jembatan ini telah memakan korban.
Salah seorang pengendara motor yang melintasi Jembatan Cisiih mengalami patah tulang di bagian tangan akibat kecelakaan yang dipicu oleh kondisi jalan yang buruk.Korban, H. Edi (67), menceritakan kronologi kejadian saat dirinya hendak pulang ke kampung halamannya di Cihara.
“Saat jarak tinggal setengah meter menuju sambungan (lis) jembatan, tiba-tiba sebuah mobil Kijang mengambil jalur kanan yang seharusnya merupakan jalur saya dari arah kiri. Karena kaget, saya menghindar dan menabrak pembatas jalan hingga jatuh tersungkur,” ujar H. Edi.Ia menambahkan bahwa sesaat setelah terjatuh,
lengannya langsung mati rasa. Ia sempat memaksakan diri untuk kembali mengendarai motornya, namun sepeda motor tersebut mogok.”Karena motor tidak mau hidup, seorang warga menghampiri dan membawa saya ke rumahnya di Kampung Cimandiri Laut.
Setelah itu, saya langsung diantarkan pulang ke Cihara oleh seorang pegawai Pertanian Panggarangan,” lanjutnya.
Atas musibah yang menimpanya, H. Edi meminta perhatian serius dari pemerintah. “Saya selaku korban meminta kepada pihak Pemerintah Provinsi Banten agar segera meninjau dan memperbaiki lokasi.
/Endang Hermanto
