Oplus_131072
JGN NEWS – LEBAK – Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional, Desa Situregen melaksanakan kegiatan simulasi mitigasi bencana tsunami. Acara ini berpusat di Lapangan Bola Kampung Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.Selasa 13 Oktober 2026
Pelaksanaan simulasi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Panggarangan, Kepala Desa Situregen Abdul Muhyi beserta perangkat lembaga desa, perwakilan BPBD Kecamatan Panggarangan Herdi beserta jajaran, serta Kasat Pol PP Kecamatan Panggarangan Maskar yang didampingi anggotanya. Ratusan peserta yang terdiri dari guru, pelajar, masyarakat umum, nelayan, hingga ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti jalannya simulasi.
Dalam skenario simulasi tersebut, titik evakuasi atau titik kumpul utama diarahkan dari segala penjuru menuju Lapangan Cimandiri Laut oleh Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Situregen.
Tim Destana bersama kepala desa dan aparat pemerintah setempat bahu-membahu mengarahkan masyarakat untuk berkumpul di lokasi aman yang telah disediakan oleh pihak Destana dan BPBD.Kepala Desa Situregen,
Abdul Muhyi, memberikan arahan langsung kepada warganya. Ia berharap kegiatan ini dapat melatih kesiapsiagaan masyarakat agar tidak panik saat menghadapi bencana yang sesungguhnya.
“Melalui simulasi bencana tsunami ini, kami ingin memastikan masyarakat, anak sekolah, dan seluruh pihak tidak panik lagi. Ketika terjadi tsunami, mereka sudah tahu ke mana harus mencari perlindungan dan menyelamatkan diri, sesuai petunjuk dan arahan dari pihak Destana dan BPBD,” ujar Abdul Muhyi.
Di lokasi yang sama, Ketua Destana Situregen, Deni Apriatna, menjelaskan latar belakang diadakannya simulasi ini.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata Destana terhadap keselamatan warga.
“Kami atas nama Destana Situregen bertanggung jawab memberikan edukasi dan simulasi kepada masyarakat.
Ini merupakan implementasi dari pembinaan dan arahan pihak BPBD Provinsi yang wajib kami sampaikan kepada warga,” kata Deni.
Deni menambahkan, pihaknya juga telah memasang berbagai rambu jalur evakuasi di titik-titik strategis. Rambu tersebut menjadi penunjuk arah bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri sesaat setelah gempa berpotensi tsunami terjadi.
Di akhir kegiatan, Deni memberikan motivasi dan membakar semangat para anggotanya agar tetap solid dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.
“Kepada seluruh anggota Destana Situregen, mari kita jaga kekompakan dan tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsi kita masing-masing demi keselamatan masyarakat sekitar. Hidup Destana Situregen!” pungkas Deni.
/Endang Hermanto
